Danau Kelimutu Ende telah menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia. Bukan tanpa alasan danau yang sangat indah ini memiliki pesona yang luar biasa. Tidak heran ini diabadikan dalam pecahan mata uang kami, 5000 denominasi, di tahun 90-an.

Salah satu pesona Danau Kelimutu Ende adalah keindahan 3 warna air danau ini. Tidak heran turis dari berbagai belahan nusantara, bahkan dari seluruh dunia, datang untuk menyaksikan secara langsung keindahan penciptaan Allah yang Mahakuasa ini.

Lokasi Danau Kelimutu berada di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Keunikan lain dari danau ini adalah tingginya. Tidak tanggung-tanggung, danau ini terletak di 1.631 di atas permukaan laut (di atas permukaan laut), di atas Gunung Kelimutu, Nama Kelimutu berasal dari kata keli = mendidih dan kualitas = gunung. Dari namanya kita bisa mengerti bahwa Danau Kelimutu adalah sebuah danau yang terletak di puncak gunung yang mendidih.

Meski lokasinya berada di ketinggian, wisatawan yang datang tidak pernah sepi dan selalu sibuk, terutama mereka yang memilih diri sebagai pecinta alam. Dan lagi, jangan menyebut itu sebagai pecinta alam jika Anda belum melihat keindahan danau ini dari dekat.

Kali ini Tempatwisataseu ingin mengajak Anda berlibur ke Danau Kelimutu 3 warna yang menyimpan sejuta misteri yang belum terpecahkan sejauh ini.

Kisah misteri Danau Kelimutu dapat berubah warna

Dikatakan bahwa danau yang sangat unik ini menyimpan sebuah misteri yang hingga kini belum terpecahkan dan terus turun temurun di masyarakat sekitar. Perubahan warna air danau memiliki kisah mistis yang hingga kini tidak diketahui.

Namun, menurut ahli geologi sendiri, perubahan warna danau disebabkan oleh kandungan mineral, batuan dan lumut yang dipengaruhi oleh faktor geologi dan intensitas sinar matahari. Tetapi tidak ada penelitian yang dapat membuktikan dengan pasti bahwa ini dapat mengubah warna lebih banyak.

Danau-danau itu disebut Tiwu Ata Mbupu, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai dan Tiwu Ata Polo. Penduduk setempat meyakini, danau pertama dihuni oleh arwah atau jiwa orang tua yang sudah meninggal. Danau kedua dianggap sebagai rumah & # 39; & # 39; untuk jiwa muda. Sedangkan yang ketiga lebih diklaim dihuni oleh arwah orang jahat.
"Danau kedua adalah warna yang paling berubah. Dikatakan bahwa karena, dihuni oleh kaum muda, jiwanya mungkin masih riuh

Mitos ini tentu tidak bisa dipercaya jika kita adalah Muslim. Karena dalam agama Islam setiap roh orang mati akan ditempatkan di sijjil (tempat orang jahat) dan illiyyin (tempat orang baik).

Ketiga danau secara misterius dapat berubah warna. Dari segi ilmu pengetahuan, ada jenis mineral di danau yang berubah sesuai dengan kondisi geologis. Tapi tidak ada yang tahu pasti kapan danau telah berubah warna. Tidak ada yang pernah melihatnya.

"Pejabat Taman Nasional pernah melihat danau berubah warna di tengah hari. Tapi tiba-tiba kabut muncul di atas danau. Ketika kabut menghilang, warna danau kembali normal. Tidak berubah

Danau Kelimutu ditemukan oleh orang Belanda bernama Van Such Telen, tepatnya pada tahun 1915. Saat itu, ia menyuruh penduduk setempat untuk menemukan danau merah-putih-biru. Tetapi penduduk tidak dapat mempercayainya, karena itu adalah warna bendera Belanda. "Tapi ternyata benar. Ketika orang pertama kali melihat Danau Kelimutu, mereka merah, putih, dan biru. (Dari detik perjalanan)

Penemu Danau Kelimutu Ende melambangkan

Danau yang indah ini ditemukan sekitar satu abad yang lalu oleh Van Such Telen, seorang Belanda, tepatnya pada tahun 1915. Ketika pertama kali ditemukan, itu berwarna merah, putih dan biru, menurut bendera Belanda.

Namun seiring berjalannya waktu, ketiga danau ini berubah warna.

Perubahan warna Danau Kelimutu dianggap sebagai pertanda baik atau buruk

Masyarakat setempat menafsirkan tanda-tanda baik atau buruk ketika warna danau ini berubah. Sebagai contoh, pada tahun 1912 penduduk setempat memberi tahu saya bahwa pada tahun 1992 salah satu dari tiga danau di Flores berubah warna menjadi coklat kemerahan, dan pada tahun yang sama gempa tersebut menghantam Pulau Flores.

Kemudian pada tahun 2004 perubahan warna danau terjadi lagi, ini bertepatan dengan bencana tsunami di Aceh.

Yang jelas adalah bahwa masyarakat sangat yakin bahwa Danau Kelimutu memiliki kekuatan magis yang luar biasa. Bahkan, dalam kebiasaan masyarakat setempat, ritual rutin diadakan dengan memberikan persembahan kepada para penjaga gerbang.

Wow, kenapa begitu?

Festival Danau Kelimutu Ende

Ada festival tahunan yang menarik setiap tahun di bulan Agustus. Acara tahunan ini bertepatan dengan ritual tradisional Pati Ka Dua Bapu Ata Mata, ritual tradisional yang diadakan oleh suku Lio. Ritual Patika ini adalah ritual persembahan untuk ketiga danau.

Rangkaian ritual Patika biasanya dilanjutkan dengan makan besar bersama orang tua tradisional, dan diikuti oleh pertemuan anggur-anggur. Setelah ritual berakhir, masyarakat menyanyikan lagu dan tarian lio tradisional Tarian Gawi,

Kemeriahan festival tahunan ini selalu menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan asing, membuat Danau Kelimutu Ende menjadi tujuan wisata yang selalu sibuk dengan pengunjung.

Koleksi foto Kelimutu Ende

Berikut ini adalah kumpulan foto-foto keindahan Danau Kelimutu Ende yang dapat menenangkan mata:

Danau Kelimutu Ende

Danau Kelimutu Ende

Danau Kelimutu Ende

Danau Kelimutu Ende

Danau Kelimutu 3 warna

Danau Kelimutu 3 warna

Akses ke Danau Kelimutu 3 warna

Bagi wisatawan yang ingin memperhatikan keindahan Sang Pencipta, dari ibu kota provinsi NTT, yaitu Kupang, mereka naik pesawat ke kota Ende, di Pulau Flores, dengan waktu perjalanan 40 menit. kemudian perjalanan dilanjutkan dengan transportasi umum dalam bentuk minibus ke desa Kaonara, 93 km jauhnya, yang memakan waktu sekitar 3 jam. Berjalanlah dari desa Koanara ke puncak Danau Kelimutu, panjang 2,5 km.

Bagaimana Anda tertarik dengan liburan yang mengasyikkan di danau Kelimutu yang indah ini? Tunggu apa lagi, segera tutup dengan barang-barang Anda, siapkan ransel Anda dan kebutuhan lainnya. Dan Goooo.

Lihat juga Pantai Indrayanti Jogja, tempat liburan yang menyenangkan yang harus Anda kunjungi

Leave a Reply