DifaWisata.com – Gunung lawu, Pulau Jawa memang dikenal sebagai salah satu provinsi yang dikelilingi oleh gunung aktif dan tidak aktif. Misalnya, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Slamet, Gunung Agung, Gunung Lawu dan banyak lainnya. Namun di antara berbagai gunung yang telah disebutkan, ada nama gunung yang terkenal dan banyak digunakan sebagai salah satu tujuan wisata pendaki dan pendaki. Gunung ini disebut Gunung Lawu.

Gunung Lawu , Gunung dengan nuansa mistis di Indonesia

Mungkin bagi sebagian pembaca, terutama mereka yang benar-benar menikmati kegiatan traveling dan mendaki, nama gunung ini sudah dikenal. Pada kesempatan ini, pemandu wisata akan membahas hal-hal menarik tentang Gunung Lawu dan juga membahas berbagai jenis misteri.

Gunung Lawu telah menjadi salah satu gunung paling terkenal, terutama di kalangan wisatawan dan penggemar mendaki gunung. Gunung ini adalah jenis gunung yang tidak lagi aktif. Gunung berapi ini terakhir kali meletus pada tahun 85-an, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1985, akibat letusan yang menyebabkan hujan abu di sekitar provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi karena sisa hasil letusannya, menjadikan kawasan ini sangat subur dan menciptakan berbagai jenis destinasi wisata alam yang sangat menarik.

Dimana lokasinya Gunung Lawu

Gunung Lawu terletak di provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Karanganyar, sekitar 1 jam perjalanan dari kota Solo (Surakarta). Gunung ini berada di perbatasan tiga kabupaten secara bersamaan, yaitu Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah), Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) dan Kabupaten Magetan (Jawa Timur).

Meski tidak aktif, puncak gunung ini masih memiliki kawah kecil yang masih mengeluarkan uap air (Funnarol) dan belerang (Solfatara). Komposisi Gunung Lawu memiliki tiga puncak yaitu Puncak Hargo Dalem, Puncak Hargo Dumiling, dan puncak tertinggi gunung ini disebut Puncak Hargo Dumilah. Selain itu, daerah pegunungan ini juga memiliki beberapa hutan terkenal, yaitu Hutan Dipterocrap, Hutan Dekteropkap Atas, Hutan Montane dan Hutan Ericacaous.

Jalur pendakian Gunung Lawu

Gunung Lawu , Gunung dengan nuansa mistis di Indonesia

Jika Anda ingin melakukan pendakian ke Gunung Lawu, berikut ini adalah rute untuk mendaki Gunung Lawu, yaitu:

  1. Pendakian pertama Anda harus dimulai dari Cemoro Sewu. Di tempat ini Anda melewati dua sumber, yaitu Panguripan dan Sendra Drajad, yang terletak di pos 1. Jalan yang harus Anda lewati lebih baik dibandingkan dengan melewati Cemoro Kandang
  2. Pos 2 Anda melewati batu besar yang disebut watu iris dan Anda melewati bangunan masjid yang ternyata menjadi kuburan
  3. Di pos 3 hingga 4 ada jalan batu alam, tetapi jalannya cukup menantang
  4. Di pos 4 hingga 5 Anda melewati jalan yang sudah bagus dan bisa bersembunyi di sini
  5. Beberapa kilometer kemudian Anda dapat mencapai puncak Gunung Lawu

Gunung Lawu , Gunung dengan nuansa mistis di Indonesia

Puncak gunung Lawu

Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Hargo Dumiling Peak, Hargo Dalem dan Hargo Dumilah. Puncak Hargo dumillah adalah puncak tertinggi dengan ketinggian sekitar 3. 265 meter di atas permukaan laut.

Puncak Gunung Lawu Hargo Dumilah

Puncak Hilah Dumilah

Fakta menarik tentang Gunung Lawu perlu tahu

Gunung Lawu , Gunung dengan nuansa mistis di Indonesia

Singkatnya, wilayah Gunung Lawu adalah sejenis kawasan pegunungan yang memiliki beragam keunikan dan kegairahan dibandingkan dengan jenis gunung di Pulau Jawa. Apalagi gunung ini juga memiliki sejumlah fakta menarik yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Gunung Lawu terletak di daerah perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan provinsi Jawa Timur. Di lereng gunung ada jalan penghubung antara dua provinsi, yaitu Kecamatan Plaosan (Kabupaten Magetan, Jawa Timur) dan Kabupaten Karanganyar (Provinsi Jawa Tengah) Meskipun berada di lereng gunung, jalan ini sangat sibuk. Orang-orang menyebutnya Jalan Tembus. Juga di sekitar jalan dikelilingi oleh pemandangan tebing yang eksotis dan ada juga beberapa objek tujuan wisata yang menarik
  2. Di daerah Lawu ada sejumlah tujuan wisata alam yang sangat menarik, misalnya Cemoro Sewu, Tawangmangu, Telogo Sarangan, kompleks Candi dari zaman Majapahit (candi Sukuh dan Cetho), perkebunan teh yang sangat besar, kebun Balekambang, bukit Sekipan , kompleks pemakaman (Astana Giriloyu dan Astana Mangadheg) di mana di bawah kompleks pemakaman adalah kompleks pemakaman keluarga presiden Indonesia Suharto no. 2 bernama Astana Giribangun
  3. Gunung Lawu adalah salah satu gunung kuno tertua di pulau Jawa dan gunung ini disebut tujuh puncak Jawa (tujuh puncak di Jawa) yang pada zaman kuno disebut Wukir Mahendra.
  4. Berbagai spesies spesies hewan berukuran jumbo telah ditemukan di Gunung Lawu, serta berbagai spesies tanaman langka. Selain itu, kawasan gunung ini juga mencatat jejak orang yang hidup di zaman kuno dengan berbagai jenis fosil orang kuno yang ditemukan di zaman kuno.
  5. Lawu dikenal sebagai tempat yang sangat eksotis untuk menikmati matahari terbenam merah
  6. Pendakian di atas puncak Gunung Lawu, ada sumber yang disebut Sendang Drajad, yang jika dicuci di wajah akan melicinkan belahan jiwa dan kekayaan.
  7. Gunung Lawu adalah salah satu tempat pendakian favorit bagi pendaki. Selain itu, gunung ini memiliki rute pendakian resmi yaitu Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu
  8. Ketika Anda mendaki gunung ini, Anda dapat menemukan kios tertinggi di pulau Jawa, kios Mbok Yem yang terletak di pos V jalur pendakian Gunung Lawu.
  9. Gunung Lawu memiliki jalur pendakian yang sangat sulit sehingga tidak cocok untuk pemula
  10. Fakta menarik lainnya dari Gunung Lawu adalah bahwa gunung ini memiliki banyak mitos dan misteri

Misteri Gunung Lawu kamu harus tahu

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa Gunung Lawu memiliki berbagai mitos dan misteri. Banyak orang menganggap Gunung Lawu sebagai salah satu pintu menuju dunia tak kasat mata (gerbang tak kasat mata). Selain itu, banyak dari para pendaki telah mengalami banyak peristiwa aneh. Ini dibuktikan dengan banyaknya pendaki yang hilang atau mati saat mendaki gunung ini. Berikut adalah misteri Gunung Lawu yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Anda melewati kuil Cetho yang dianggap sebagai salah satu titik misterius di mana pintu masuk ke gerbang kerajaan ajaib
  2. Di perjalanan ada pocong – pocong buatan yang digantung di pohon karena tempat ini dinilai sebagai tempat mencari pesugihan
  3. Cahaya segi delapan sering muncul, dikenal sebagai cahaya supernatural
  4. Dari keberadaan cerita tentang desa yang telah hilang sejauh ini, tidak diketahui bahwa keberadaannya hanya tertinggal warisannya.
  5. Keberadaan danau kuning dan Lembung Slayur, meski tidak lagi aktif, tetap menghasilkan aroma belerang yang kuat

Leave a Reply