Jika Anda datang ke Bandung, Anda pasti mendengar nama Taman Poto. Nah … kali ini hampir sama dengan yang ada di Bandung, Tangerang memiliki taman bernama Portrait Park. Seperti kembar, kan?

Taman Potret adalah salah satu lokasi favorit Tangerang. Luas taman 5.000 m2 awalnya disebut Taman Selfie. Entah mengapa namanya diubah menjadi apa yang saat ini digunakan setelah pembangunan taman selesai. Taman ini diresmikan pada tahun 2015 oleh walikota Tangerang selama periode itu.

Taman Potret dikunjungi dengan baik oleh anak-anak, orang muda dan orang tua di malam hari. Tempat ini cukup menarik dan indah untuk dikunjungi. Saat Anda pergi ke Tangerang, singgahlah ke barang-barang ke taman ini.

Taman potret via tribun Tangerang

Taman potret via tribun Tangerang

Lokasi dan cara menuju ke Taman Potret

Taman ini terletak di Jl Sudirman, tepatnya di kota Tangerang. Taman Potret adalah sejenis taman hiburan yang dikemas dalam rekreasi keluarga. Lokasinya persis di sebelah barat Tang City Mall.

Ada berbagai cara untuk sampai ke sana. Tetapi jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, ada baiknya mencari tempat parkir yang aman, murah dan bertanggung jawab, karena ada tempat parkir yang tidak mudah ditemukan. Anda juga dapat mengikuti rute yang ditunjukkan oleh Google Maps. Mudah bukan?

Jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, tunggu saja di pusat kota Tangerang dan tetap menunggu bus, transportasi umum, dan sebagainya. Selanjutnya berhenti di Terminal Bus Tangerang dan kemudian gunakan taksi motor untuk sampai ke taman. Ketika Anda tiba, Anda tentu bisa melakukannya dengan melihat patung penari sebagai ucapan selamat datang.

Jangan lewatkan: Liburan ke Obyek Wisata Tanjung Pasir Tangerang

Daya tarik taman potret

Taman Potret menjadi Tempat Liburan Keluarga melalui Kompas

Taman Potret menjadi Tempat Liburan Keluarga melalui Kompas

Begitu tiba di lokasi taman dan melihat patung penari, Anda bisa mengamati bagian belakang. Ada replika perahu layar yang, jika dilihat secara mendetail, sangat mirip dengan replika kapal leluhur kita yang sangat terkenal, kapal pinisi.

Replika kapal ini didekorasi dengan warna cokelat yang mendominasi dengan desain layar yang sepertinya terbang. Ada juga tulisan "TNG" yang juga bisa diartikan sebagai singkatan untuk nama kota Tangerang. Tentunya yang unik sangat sayang untuk dilewatkan tanpa mengambil foto.

Selain menulis TNG, taman potret juga berisi kata-kata "CINTA". Banyak pasangan muda yang mengabadikan cinta mereka dengan mengambil foto di sana. Ada juga teks panjang di sudut taman dengan kalimat "I Love My House Clean and Beautiful". Kalimat ini sangat efektif untuk menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan taman bagi pengunjung atau masyarakat.

Artikel terkait: Telaga Biru di Tangerang yang kondusif untuk liburan

Setelah Anda puas dengan foto, lanjutkan perjalanan dengan pergi ke belakang kapal. Ada 3 kuda nil di sana yang mungkin termasuk dalam pemandian. Jangan khawatir … kuda nil ini sangat jinak. Bahkan, mereka biasanya diundang untuk berfoto selfie dan mengambil foto oleh para pengunjung yang datang. Jika Anda berani, Anda juga bisa duduk di atas kuda nil dan mencatat momen keberanian Anda.

Setelah melihat kuda nil dan kebiasaan berenangnya yang tidak dapat dipisahkan, Anda akan menemukan model klasik jembatan yang memiliki pilar melengkung dengan ujung di samping. Ke kiri dan kanan penghalang adalah monumen seperti anak-anak catur. Tingginya hanya sekitar 5 meter dan memiliki mahkota seperti menara kastil.

Ikon benteng memang tidak lepas dari julukan Kota Tangerang. Nama panggilan ini terkait erat dengan kesejahteraan komunitas Peranakan Tiongkok, yang disebut China Benteng. Mereka adalah keturunan dari Dinasti Tang, sehingga nama Tangerang berasal dari kata Tang dan Gerang. Tang-Gerang adalah kombinasi kata-kata yang berarti orang-orang dari Dinasti Tang. Wow, seberapa unikkah itu?

Lanjutkan ke belakang taman ini. Di sana Anda akan menemukan selokan yang cukup lebar dan cukup dalam. Parit ini membentang di atas jembatan sungai Cisadane. Sungai ini adalah salah satu ikon dan arteri Kota Tangerang.

Ketika Anda telah berjalan ke ujung jembatan, ada sebuah bangunan di seberang sungai yang cukup kokoh. Bangunan itu adalah paviliun dengan arsitektur khas Betawi. Meskipun Tangerang dikaitkan dengan Benteng Cina, ada penyebaran budaya dari wilayah Betawi.

Justru distribusi sungai Citarum ke sungai Cisadane di barat. Nah … akhirnya suku Betawi menjadi salah satu suku bangsa yang juga memberi warna pada kehidupan Kota Tangerang.

Bagi Anda yang sedang berlibur bersama keluarga dan ada anak-anak, jangan takut bahwa mereka akan bosan, karena di Taman Potret ada berbagai jenis permainan untuk anak-anak. ada sekitar 3 slide dan jamur berbentuk jembatan. Di sudut ada patung raksasa yang akan membuat anak-anak menjerit senang.

Liburan Seru ke Taman Potret Tangerang yang Kece untuk Foto Instagenik

Pengunjung di taman potret melalui Bantenprov

Bagi penggemar fotografi, taman potret terasa seperti surga. Ada berbagai jenis karya seni yang semuanya tampaknya sangat cocok untuk gambar kamera sang fotografer.

Bahkan, tidak jarang banyak pengantin wanita menyimpan foto pre-wedding di tempat ini karena keunikan dan keindahan setiap sudut. Apalagi fotografi gratis di sana gratis.

Anda hanya perlu izin dari pengelola taman. Ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa kegiatan fotografi berjalan lancar tanpa campur tangan pengunjung lain.

Bagi yang ingin piknik bersama keluarga, taman di Tangerang ini juga tempat yang tepat. Di sana Anda dapat menyebarkan tikar dan makan siang dari rumah sambil menikmati pemandangan yang indah. Menyenangkan, bukan? Tapi jangan lupa … hindari berbaring-duduk karena bisa mengganggu pengunjung lain.

Mari kita juga melihat: Objek Wisata Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Fasilitas yang ada di Taman Potret

Ada banyak fasilitas yang tersedia bagi pengunjung ke taman. Mulai dari taman bermain hingga spot foto seperti yang disebutkan di atas. Namun ada juga beberapa fasilitas pendukung lain yang dimaksudkan untuk kenyamanan dan kepuasan pengunjung, yaitu:

Tempat sampah khusus

Tempat sampah ini dimaksudkan sebagai kewajiban manajemen untuk menjaga kebersihan kawasan wisata. Jangan kaget jika tong sampah dipasang di setiap sudut. Bahkan sampah dapat dibagi menjadi 3, yaitu sampah organik, non-organik dan B3.

Sampah organik diperoleh dari sisa makanan dan daun. Limbah non-organik biasanya berupa limbah dari wadah makanan, plastik bekas, kertas dan kardus.

Nah … untuk limbah B3, banyak orang belum tahu apakah limbah yang dikategorikan dalam bagian ini adalah limbah dari perban, baterai bekas hingga popok. Jadi berhati-hatilah saat memilah dan membuang sampah agar tidak bingung.

toilet

Fasilitas ini terletak di selatan dan di belakang taman. Toiletnya cukup bersih dan nyaman untuk digunakan.

Tempat parkir

Baik untuk roda dua maupun roda empat, sudah ada tempat parkir di taman, yaitu di bagian belakang.

WiFi gratis

Ini adalah fasilitas yang menunggu pencari internet gratis. Yap … di lingkungan Taman Potret juga dilengkapi dengan akses wifi gratis dan cukup cepat untuk menjelajahi internet bagi mereka yang membutuhkannya.

Selain fasilitas di atas, ada juga masjid kecil untuk ibadah dan kamar kecil yang cukup nyaman.

Wisata kuliner di taman potret

Wisata kuliner di Taman Portrait via Tribunnews

Wisata kuliner di Taman Portrait via Tribunnews

Di taman ada juga area di mana pengunjung dapat memanjakan perut mereka. Pasalnya ada pasar jajanan yang menawarkan banyak menu dari 15 kios yang ada. Konsep kantin juga dibuat dalam gaya Eropa, sehingga akan meningkatkan daya tarik pengunjung untuk makan di sana.

Lokasinya juga berada di sisi Sungai Cisadane, ditemani oleh udara sejuk dan taman yang indah.

****

Demikian sekilas tentang wisata di Taman Portrait Tangerang. Adalah baik untuk pergi berlibur di sana karena murah dan dekat dengan kota. Anda dapat menghabiskan waktu liburan Anda di sana dan menikmati keindahan taman di sana. Bersenang-senanglah dengan itu! Jangan lewatkan: Liburan yang menyenangkan ke Taman Kota BSD Tangerang

Leave a Reply