Wartawan: Rhomadona (MG-410) | Editor: Muhammad Iqbal

DifaWisata, PROBOLINGGO – Jembatan Kaca Seruni Point Bromo di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, merupakan jembatan gantung kaca pertama dan terpanjang di Indonesia. Lantas mengapa pengunjung harus memakai alas kaki khusus saat melintasi Jembatan Kaca sebagai salah satu tempat wisata di Probolinggo?

Ya, jembatan kaca saat ini menjadi objek wisata populer di Indonesia dan dunia. Di Indonesia sendiri tidak hanya ada jembatan kaca, tidak hanya jembatan kaca Seruni Point Bromo. Sebelumnya, jembatan kaca dibangun di daerah lain, seperti Jembatan Brendeng di Tangerang, Jembatan Kaca Gumuk Reco di Semarang.

Tentang penggunaan alas kaki khusus saat melintasi jembatan kaca, Achmad Riza Chairullah, PPK Jembatan Kaca di Pusat Geoteknik, Terowongan dan Struktur, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR RI menjelaskan.

“Akan ada alas kaki khusus bagi wisatawan yang melintasi jembatan kaca Seruni Point Bromo. Alas kaki khusus itu dimaksudkan agar tidak tergelincir karena suhu dingin dan kaca mudah berkabut,” kata Achmad Riza Chairullah.

Point-Bromo-b.jpgProyek jembatan kaca Seruni Point diharapkan selesai pada akhir Oktober. (Dok.DifaWisata Indonesia)

Jembatan kaca Seruni Point diketahui berada di ketinggian 100 meter dari dasar jurang di kawasan Gunung Bromo. Tepatnya di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Lokasi jembatan memiliki suhu yang sangat dingin. Memasuki puncak musim kemarau, suhu bisa mendekati 0 derajat Celcius.

Menurut informasi Achmad Riza, udara dingin di kawasan Gunung Bromo menyebabkan kelembaban tinggi dan membuat jembatan kaca Seruni Point berkabut dan bisa menyebabkan pengunjung yang lewat tergelincir. Oleh karena itu, diperlukan alas kaki khusus yang dapat mencegah terpeleset demi keselamatan pengunjung.

Pembangunan jembatan kaca Seruni Point Bromo diketahui sudah mencapai 98 persen hingga Selasa (18/10/2023). Pengerjaan tersebut dijadwalkan selesai pada akhir Oktober 2023 dan beroperasi pada akhir tahun ini untuk menambah pilihan properti wisata Probolinggo.

“Kita upayakan akhir Oktober ini selesai pengerjaan. Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa dibuka,” ujarnya.

Kemajuan pembangunan jembatan kaca Seruni Point telah menunjukkan jembatan kaca sepanjang 130 meter. Hanya ada beberapa panel kaca yang saat ini sedang dalam pembangunan dan penyelesaian.

Bentangan jembatan yang berada di ketinggian 100 meter dari dasar jurang di kawasan Gunung Bromo ini memiliki lebar sisi yang berbeda-beda. Dari 1,8 meter di ujung jembatan hingga 4,5 meter di tengah jembatan.

Meski menggunakan kaca, wisatawan tak perlu khawatir. Kekuatan jembatan kaca pertama di Indonesia ini dirancang sesuai standar nasional yang ada.

Komponen kaca yang digunakan menjalani pengujian pendahuluan di laboratorium untuk pengujian beban guna memverifikasi desain sebelum digunakan.

Sistem konstruksi lantai atau dek jembatan gantung berupa kaca laminasi atau kaca laminasi yang terdiri dari dua atau lebih pelat kaca.

Jembatan kaca ini mampu menampung hingga 100 orang yang bergerak. Setiap panel kaca jembatan setebal 2,8 cm dengan dua lapisan kaca. Setiap gelas memiliki ketebalan sekitar 12,5 milimeter.

Kaca SGT ditempatkan di antara dua lapisan kaca sebagai kaca tamping. Fungsinya, tahan terhadap kaca retak atau pecah. Jadi jika kaca tiba-tiba retak atau pecah, tidak langsung pecah. Gelas dipegang oleh SGT.

Kekuatan perekat kaca SGT menjadi sekeras ban mobil dengan setiap pemanasan. Kaca rangkap tiga di setiap panel dapat menopang beban 8 ton.

Jembatan ini juga menyediakan spot foto bagi wisatawan yang letaknya di posisi tengah. Namun, wisatawan tetap diperbolehkan untuk mengambil gambar dari sisi yang berbeda sesuai keinginan wisatawan.

Jembatan kaca ini direncanakan agar tidak terlalu ramai pengunjung sehingga bisa digunakan untuk berfoto dan menikmati pemandangan. Jembatan telah dirancang dari perspektif desain untuk mampu menanggung beban 500 kilogram per meter persegi.

Kehadiran jembatan kaca ini menjadi destinasi wisata yang memacu adrenalin, menghubungkan Terminal Wisata Seruni Point dengan area shuttle yang juga sedang dikembangkan.

Dari atas Jembatan Kaca Seruni Point, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Bromo, Gunung Semeru, dan Gunung Batok di dekatnya.

Saat sudah beroperasi nanti, pengunjung Jembatan Kaca Seruni Point sudah bisa menikmati 3 atraksi yang ada di objek wisata ini.

Pertama, ada aliran adrenalin melihat jurang maut. Daya tarik kedua adalah pengunjung dapat melihat indahnya pemandangan pegunungan yang mengelilingi jembatan kaca Seruni Point. Selain itu, pengunjung sekaligus dapat berwisata di ekosistem kawasan lindung yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ketiga, kami menawarkan konsep lampu jembatan di malam hari. Sehingga dengan pencahayaan jembatan, objek ini terlihat jelas dari titik tertentu pada malam hari.

Sebelumnya diberitakan, Jembatan Kaca Seruni Point Bromo di Kabupaten Probolinggo dibangun Kementerian PUPR bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dengan nilai investasi Rp. 15 miliar dengan anggaran tahun jamak. Yakni tahun anggaran 2021 dan 2023.

Kini pembangunan jembatan kaca Seruni Point sudah cukup maju, wajib dikunjungi pada liburan akhir tahun sebagai salah satu objek wisata Probolinggo bersebelahan dengan Gunung Bromo. Tentunya Anda harus menggunakan alas kaki khusus dari pengelola.

**)


Dapatkan update informasi pilihan dari DifaWisata Indonesia setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan gabung. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.


Seruni Point Glass Bridge Gunung Bromo Alas Kaki Khusus Wisata Probolinggo Probolinggo Penerbit

: Ahmad Rizki Mubarok

Paket Wisata Murah

DifaWisata.com – Paket Wisata Murah tahun 2023 dengan harga terjangkau. Temukan liburan serta pengalaman yang baru bersama kami. Dengan perjalanan Private Tour Wisata Indonesia, tidak digabung dengan peserta lain, menjadikan liburan Anda lebih personal dan menyenangkan. Kami menyediakan beberapa pilihan Paket liburan murah dan program wisata sesuai budget Anda. Itinerary tour, kami sesuaikan dengan jadwal sholat & Makanan yang kami sediakan di restoran bersertifikat halal, yang menjadikan kami sebagai biro perjalan Wisata halal Indonesia.

Sumber Link: Kunjungi website

About Difa Wisata

Difa Wisata adalah Tour Operator yang berbasis di Depok, Indonesia dan memiliki tim operator hampir di seluruh Indonesia. Kami sudah terdaftar resmi sebagai CV. Difacom Solusindo. Developed by Jasa Pembuatan Website www.difacomsolusindo.com

Leave a Reply